Assalamu’alaikum sobat !!!
waduh, akhirnya aku kembali dari zaman pra-sejarah. hehehe sudah lama aku nggak buka blog ini lantaran kesibukan rutinitas keseharianku.
kali ini aku mau cerita apa saja yang terjadi selama kepergianku dari dunia maya ini. oke! beberapa hari yang lalu waktu aku makan bakso di deket kantorku nih, aku melihat di area belakang warung yang tadinya rimbun dengan pepohonan, malah berubah jadi rata. gak ada satu pun pohon yang berdiri di sana. waktu aku nanya nih ke ibu-ibu jualan bakso tentang apa yang terjadi di sini, ternyata beliau bilang tempat ini bakal jadi RUMAH SUSUN! whaaattt!!!!
dalam hati aku ngomong, “Ya Tuhan, kalo lokasi ini mau dibangun rumah susu, berarti nantinya aku gak bisa makan bakso lagi dong ya?” hahahaha. gak hanya merasa kehilangan si ibu jualan bakso aja nih ya, aku juga bakal kehilangan suasana sejuk di dekat kantor. bayangin aja! gimana gak gampang banjir kalo pohon-pohon ditebang massal model begitu?

Ilegal Logging
sebetulnya aku punya foto dari lokasi penebangan di dekat kantorku itu, tapi berhubung aku fotonya di HP, gak ada pinjeman card reader, aku ngambil contoh gambar di internet deh. jadi inget sama motto semasa SMK ku dulu: BANYAK TUGAS DARI SEKOLAH? GOOGLE SOLUSINYA. hahahaha. sebetulnya aku sangat menyayangkan pemerintah daerah sini kenapa kok segitunya bangun rumah susun di area daerah resapan air! seandainya aku bisa marah, aku pasti akan marah! tapi aku bingung maranya ke siapa.. ![]()
dari situ bisa diambil kesimpulan nih sahabat muslim dan muslimah, bahwa seharusnya pemerintah lebih bijak. (Ya IYALAH!). Sesungguhnya kerusakan di bumi ini adalah ulah dari manusia itu sendiri. mulai dari banjir,. tanah longsor, dsb (dan saya bingung). maka dari itu, yuk, kita-kita para generasi muda Indonesia yang cerdas, berperasaan dan peduli dengan lingkungan ini, kita jaga lingkungan kita, keindahan sekitar kita. Allah itu indah dan mencintai keindahan, maka jadilah GENERASI PENERUS YANG MENCINTAI KEINDAHAN.
MERDEKA!!
NB: maap jika judul artikel tidak sesuai dengan isi. kadang apa yang terjadi tidak sesuai dengan di pikiran kita (lho?)
Masih ingatkah sama kenangan masa kecil kita? Bikin ibu marah-marah? Kakak jengkelnya luar biasa? Atau bahkan orang lain seperti guru serta teman kita? Sampai-sampai ayah nyerah sama kenakalan kita. Hehehe, kalau membicarakan masalah masa kecil itu gak akan ada habisnya ya?
“Mama…. Dedek dapet matahali senyum.” Teriak adikku dengan suaranya cedalnya dari pintu sambil mencopoti sepatunya, melemparnya ke sembarang arah yang satu jatuh tepat di atas karpet, satunya lagi nyaris mengenai kepala ayahku yang sedang nonton pertandingan sepak bola. Mamaku keluar dari dapur lengkap dengan celemek lusuh warna pink, “alhamdulillah… adek emang pinter. coba sini lihat.”
Pernah melihat keranjang sampah di kamar kita penuh dengan kertas yang kita buang karena pikiran kita buntu mau menulis apa? Atau mungkin kita mendadak matiin laptop karena pusing tingkat tinggi karena gak dapat inspirasi?
Ayah duduk di teras waktu itu. menatap kosong hamparan rumput di depan rumah. aku menghampirinya dengan secangkir teh hangat kesukaannya. “Ayah?” Beliau nampaknya merespon keberadaanku dengan menoleh ke asal suaraku. “Duduk sini. Kamu bawa teh ya?”
